Senin, 25 Juli 2016

Teknologi Seluler 2G

Teknologi 2G (second generation) yang telah diluncurkan pada tahun 1991 lalu berbasis pada teknologi GSM. Walaupun sudah lampau dan tertinggal jauh oleh teknologi pada saat ini, 2G sudah menggunakan sinyal digital seperti yang ada saat ini. Tidak seperti teknologi 1G (first generation) yang masih menggunakan sinyal analog dalam media transmisinya.

Kecepatan transfer data yang dimiliki teknologi 2G sebesar 64 kilobits per second (64 kbps). Beberapa fitur yang dapat diakses melalui teknologi 2G ini meliputi text messages (SMS), picture/audio messages (MMS). Kelemahan 2G adalah belum mampunya menghandel kebutuhan pengiriman data yang kompleks seperti data berupa video.

Di Indonesia teknologi 2G sangat lama diterapkan. Infrastruktur telekomunikasi seperti jangkauan area 2G di Indonesia sangat luas bahkan sampai ke pelosok negeri. Bahkan di daerah-daerah yang belum terjangkau teknologi 3G maupun 4G seperti saat ini, jangkauan 2G masih tetap ada.

Saat ini kebanyakan masyarakat telah menggunakan teknologi 3G atau 4G. Dan jarang sekali yang menggunakan teknologi 2G walaupun masih ada yang lebih suka mengirimkan text messages berupa SMS. Untuk sekarang ini memang teknologi 2G masih perlu dipertahankan walaupun sebenarnya sudah tertinggal oleh 3G dan 4G karena teknologi 2G-lah yang akan menjadi cadangan (backup) jalur komunikasi. Tidak terbayang jika 2G dipadamkan dan semua menggunakan 3G atau 4G, lalu secara tiba-tiba berada di daerah pelosok yang sangat minim bahkan tidak ada layanan 3G atau 4G. Banyak orang yang tidak bisa komunikasi satu sama lain. Oleh karena itu dengan masih adanya teknologi 2G yang mampu merambah sampai ke pelosok negeri masih terdapat backup untuk jalur komunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar